kocomripat

Kecil jadi Besar, Jauh jadi Dekat, Jauh-Dekat 3000..

Tentang Kawan [Random #5]


TK

Kau tentu punya kawan dekat. Satu, dua, atau empat. Dekat yang tak berarti selalu sepakat, terkadang juga suka berdebat karena beda pendapat. Tapi sehebat apapun perdebatan, kalian selalu bisa kembali lekat, seperti beras dalam ketupat.

Dari ribuan teman di Facebook, berapa gelintir orang yang benar-benar menjadi temanmu? Yang selalu membalas chatmu dengan cepat? Yang tak lupa mention namamu di setiap statusnya? Yang selalu menyempatkan berkomentar di album fotomu? Atau yang tak lupa mengucapkan selamat ulang tahun di dinding Facebookmu?

Kalau hanya sebatas itu pemahamanmu tentang seorang kawan, mungkin ada baiknya kau pikirkan ulang.

Saya punya beberapa orang kawan dekat, yang berteman sejak SD ada, yang 14 tahun bersama dan masih heboh ketika berjumpa ada, bahkan yang waktu kecil sering saya jadikan ‘anak buah’ juga ada. Tapi dari semuanya tak banyak yang melakukan keempat hal yang saya sebutkan di atas.

Kami punya kehidupan masing-masing, ada yang sudah berumah tangga dan memiliki buah hati, ada yang berstatus pengantin baru dan ada yang masih berikhtiar mencari belahan jiwa. Kami tak selalu terhubung melalui perangkat komunikasi, tapi ketika salah satu membutuhkan, yang lain akan dengan sigap mengulurkan tangan. Ya, mereka adalah kawan saya, kawan dekat yang akan selalu teringat.

Tadi siang saya iseng membuka album-album foto lama di Facebook. Mengamati wajah-wajah lugu yang menjengkelkan, membaca komen-komen yang berserakan di setiap foto. Tiba-tiba saja saya merasa bersyukur telah mengenal mereka, kawan dekat saya. Dan entah kenapa, saya berpikir rasa syukur ini harus diungkapkan pada yang bersangkutan.

Bisa saja saya ungkapkan langsung melalui kata-kata, tapi mungkin mereka akan bosan mendengar cerita saya yang panjang lebar, atau justru mereka minta saya menghentikannya karena tak kuat menahan rasa haru. Lewat pesan singkat atau email? Ah, rasanya masih ada yang kurang.

Mungkin ini saatnya membuat halaman khusus bagi kawan-kawan dekat di blog pribadi saya. Sebut saja rubrik “Tentang Kawan”. Dan sebagai bentuk penghormatan, nama mereka akan saya buat menjadi judul tulisan. Ah, #NulisRandom2015 ini benar-benar ‘memaksa’ saya memutar otak -in a good way-🙂 Lantas kapan dimulai? Kapanpun saya ingin menulisnya. Bisa esok, lusa, atau minggu depan.

Merasa menjadi kawan dekat saya? Mungkin tak lama lagi namamu akan ada dalam blog ini..:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: