kocomripat

Kecil jadi Besar, Jauh jadi Dekat, Jauh-Dekat 3000..

Hawa Maba [Random #12]


Kabut pagi di salah satu sudut kabupaten Malang [dok. pribadi]

Kabut pagi di salah satu sudut kabupaten Malang [dok. pribadi]

Memasuki pertengahan bulan Mei hingga awal perkuliahan semester baru, Malang dilanda fenomena tahunan, hawa maba. Entah sejak kapan istilah ini marak digunakan, yang pasti meski global warming semakin menggila, di periode waktu yang sama Malang akan selalu diselimuti hawa dingin, hawanya mahasiswa baru.

Saya masih ingat betul, dulu sewaktu masa orientasi siswa hingga hari-hari pertama di sekolah menengah, setiap pagi rasanya seperti habis ditampar gunung es. Dinginnya bukan main. Bahkan pernah saat duduk di kelas 3 dan menempati kelas atas, saya berlari turun naik tangga untuk menghangatkan badan.

Bulan Mei sudah lewat, berganti dengan Juni yang sepertinya siap menyambut calon mahasiswa baru dengan hawa tipuannya. Kenapa disebut hawa maba? Tentu karena hawa dingin ini jatuh di bulan-bulan mahasiswa baru mulai memasuki Malang. Tapi hawa ini hanya tipuan, karena di sisa bulan lainnya Malang kini semakin panas. ‘Hawa maba’ ini memang hanya menipu, memperdaya mahasiswa baru asal luar kota akan kesan Malang yang sejuk, agar mereka betah tinggal di sini, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Halo maba.. sudah merasakan dinginnya kota Malang? Awas, jangan terperdaya..:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: